Cinta Yang Diambang Kehancuran
Tuhan kini hanya secercah harapan yang kumiliki, demi segenggam cinta.
Merelakannya pergi atau mempertahankan cinta yang berada diambang jurang kehancuran ini...
Tuhan kuatkanlah hatiku, bukakanlah pintu hatinya, agar ia tau bahwa saat ini aku sungguh mencintainya, meski harus dihiasi isak tangis disetiap malamku...
Mengingat sikap dan tingkah lakunya yang berubah drastis
Tuhan sampai kapan ku harus diam? Aku tak tega menghardiknya... Karena kasihan atau cinta??
Tuhan apakah aku harus mengalah dan terus menerus diam, dan selalu menjaga hatinya, agar ia tak terluka
Tapi bagaimana perasaanku? Bagaimana dengan hatiku yang kini rapuh?
Apakah dia juga menjaga hatiku? Kadang ku bertekad aku akan ikhlas melepasnya pergi suatu saat nanti,
Tapi aku sadar ku terlalu mencintainya, disetiap malam ia yang selalu kurindukan.
Meski untuk tersenyumpun aku berdusta dihadapanmu, karena sesungguhnya hati ini menangis =')

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda